Sinopsis

Setiap Tragedi Menyisakan Nyeri, Tapi #MusikMenguatkan

Mudji dan Utati termasuk dari ratusan ribu orang yang dipenjara tanpa pernah diadili, tanpa tahu apa salahnya. Mereka ditangkap ketika masih remaja, karena ikut paduan suara yang dianggap kiri. Lebih dari 10 tahun mereka lewatkan di dalam tahanan tanpa pernah tau kapan dibebaskan. Untuk menguatkan diri menghadapi masa-masa mencekam itu, mereka dan para tahanan lainnya menulis lagu dan menyanyikannya bersama.

Pada tahun 2011, ibu-ibu yang merupakan penyintas atau keluarga penyintas tragedi 1965, memutuskan untuk membentuk Paduan Suara Dialita. Mereka mengumpulkan kembali lagu-lagu yang ditulis di penjara dan lagu-lagu yang pernah populer di era 60an tapi kini tidak lagi dinyanyikan.

Lagu Untuk Anakku dipresentasikan pada program Good Pitch 2 Southeast Asia yang diselenggarakan oleh In-Docs dan Jia Foundation pada tahun 2017. Film ini juga terpilih ditayangkan di DMZ Docs, Korea Selatan pada akhir tahun 2019.

Lagu Untuk Anakku akan diputar melalui:
Youtube Negeri Films 12 Maret 2022. Ikuti perjalanan film ini di akun instagram @dialitachoir ya!

#LaguUntukAnakku
#LaguUntukAnakku


Lagu Untuk Anakku Credits

Diproduksi dengan dukungan dari:

DMZ Docs Fund @dmzdocs
Indocs @indocs
Anonymous Donor

Menampilkan

Paduan Suara Dialita @dialitachoir
Bonita Adi @singingbonita
Erie @erie_setiawan
Endah Widiastuti @endahwidiastuti
Junior Soemantri @juniorsoemantri
Sekar Tunggal
Wok The Rock @woktherock

Produser & Sutradara

Shalahuddin Siregar @salahcetak
Penata Rekam Gambar
Bambang Hadi Saputro @bambangbembisaputro
Hendrick Ben Matulessy @hendrickbenm
Fandy Putra Mustofa @fandypm
Fahrul Tri Hikmawan @ayounki

Penata Rekam Suara

Tommy Fahrizal @tommyfahrizal_

Sound Post Facility

Fourmix Audio Post

Produser Pelaksana

Ricas CWU @ricascwu
Wisnu Surya Pratama @wisnukucing

Ilustrasi

Sekar Bestari @sekar_b

#LaguUntukAnakku
#Musik Menguatkan